Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nunc odio purus, tempus non condimentum eget, vestibulum.

FOLLOW
Top

Telkom Click Project 2022: Berlari Menembus Batas Menuju Era Digital

Tepat pada 22 Januari 2022 lalu, salah satu Badan Usha Milik Negara (BUMN) yaitu Telkom Indonesia, membuat rangkaian acara dengan judul utama Telkom Click 2022. Perusahaan yang bergerak di bidang informasi dan komunikasi juga penyedia jasa jaringan itu menampilkan perkembangan digitalisasi yang kian masif dan penting di era sekarang ini.

Dalam rangkaian acara itu, LZY turut ambil peran. Di kesempatan acara tersebut, kita dipercaya untuk membuat Project Mapping, sesuai tema besar dari kegiatan Telkom Click 2022 itu. Adapun di project kali ini dipimpin oleh Moch Edo Barrudy, selaku Project Director.

Sementara, Esa Perkasa dipercaya untuk menjadi Creative Director dengan Cakra Jimme yang langsung turun menjadi Art Director di Project Mapping kali ini. Melihat tema besar dari kegiatan ini adalah tentang perkembangan pesat digitalisasi, LZY pun coba merepresentasikan gambaran keadaan saat ini dalam Project Mapping ini.

Namun, sebelum masuk ke detail project, LZY coba mendetailkan satu per satu proses dari Project Mapping ini. Di Project Mapping kali ini, LZY memegang visualisasi pada bagian countdown, sebelum rangkaian kegiatan Telkom Click 2022 dimulai.

Berdasarkan tema utama, LZY meleburkan tema itu ke dalam sebuah konsep. Di mana konsep yang diambil merupakan gambaran cepatnya perkembangan era digitalisasi. Nantinya Project Mapping ini bakal ditembakkan ke bidang geomoetris di sekeliling ruangan tempat rangkaian kegiatan berlangsung.

Moch Edo Barrudy, mengungkapkan kalau tema ini dipilih sebagai gambaran kepada tamu undangan terkait pesatnya perkembangan era digital.

“Pemilihan visualisasi juga berdasar dari tema besar. Kami coba menunjukkan bahwa perkembanagn digital ini sangat pesat. Hal itu direpresentasikan dengan seseorang manusia yang bergerak cepat menembus satu tempat ke tempat lainnya,” ucapnya.

Setelah dapat konsep utama, di dalam prosesnya, Moch Edo Barrudy dan tim mengolahnya dalam bentuk storyboard. Ada lima sequence, yang terbagi jadi 26 scene.

Untuk sequence pertama; kita coba memperlihatkan seorang manusia tengah memasang kuda-kuda sebelum berlari. Kemudian manusia tersebut bergerak lari

Berikutnya, di sequence kedua; siluet manusia itu seakan menembus sebuah dinding dan masuk ke sebuah ruangan. Kecepatan manusia itu pun makin cepat menembus batas ruang antara ruang.

Lalu di sequence ketiga; tampak pergerakan siluet manusia ini semakin cepat. Bahkan, makin lincah untuk bergerak di antara bangun ruang, meski dibatas bangun ruang satu dengan lainnya.

Barulah di sequence keempat dan kelima, kita menunjukkan bagaimana gerak manusia ini mulai tampak seperti lintasan cahaya saja. Hal itu memperlihatkan bagaimana perkembangan digitalisasi kian bergerak cepat. Di scene akhir, pergerakan manusia tadi mulai bertransisi dalam hitungan countdown dan ditutup dengan logo “Telkom Click 2022”.

Untuk membuat scene yang cukup banyak dan rumit, tentu kita menyiapkan aset desain dan animasi. Di dalam proses produksi ini, kita mencoba memproyeksikan rangkaian animasi dengan rasio 1:30.

“Hal itu ditujukkan demi kualitas visualisasi ini tampak persis seperti gambaran Project Mapping, yang ditembakkan langsung di sisi geometris pada saat acara,” ucap Cakra Jimme.

Dan… saat show time, semua berjalan dengan lancar. Tidak ada kendala atas segala yang telah dipersiapkan.

Post a Comment