Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nunc odio purus, tempus non condimentum eget, vestibulum.

FOLLOW
Top

LZY x Soraya Ghyna x Tye Coffehouse : Beri Sentuhan Manis di Mini Konser Soraya Ghyna

Berkolaborasi dengan Soraya Ghyna dan Tye Coffehouse, jadi salah satu project yang berkesan buat LZY. Soalnya, kita diberi kebebasan untuk eksplorasi konsep utama di acara mini konser, sekaligus launching album Melekat dari Soraya Ghyna.

Fyi, Soraya Ghyna sendiri merupakan penyanyi asli Sidoarjo, Jawa Timur. Pelantun lagu Bukan Untukmu ini, dikenal sebagai penyanyi beraliran pop. Lagunya yang easy listening, meski bercerita tentang kisah cinta, jadi acuan utama kita buat eksplorasi konsep menampilkan Project Mapping di mini konser ini.

Acara launching Album Soraya Ghyna sebenarnya sederhana. Bertempat di Tye Coffehouse, salah satu kafe yang berada di daerah Sidoarjo, kita coba memaksimalkan visualisasi Project Mapping di sebuah coffe shop.

Akan tetapi, kita berikan kesan manis sesuai dengan karakter dan genre dari Soraya Ghyna. Untuk itu, Marko Savana turun langsung sebagai Project Manager kali ini. Sementara, Dwi Prasetyo dipercaya sebagai Project Director dengan menggandeng Cakra Jimme sebagai Art Director.

Setelah merampungkan konsep, Marko Savana dan tim langsung membuat beberapa template fasad Mapping. Dari situ diturunkan lagi untuk pembuatan aset desain, dan juga memproyeksikan animasi ke dalam mockup.

Ketika mengerjakan project ini tantangan utamanya adalah kita diminta untuk menembakkan Project Mapping kedua tempat berbeda. Pertama stage utama. Panggung utama ini hanya berukuran 7×3 meter. Kemudian sisi kedua ada di bagian tangga.

Nah, untuk bagian tangga ini yang agak rumit. Di bagian tangga ini, kita diminta membuat animasi yang pas, agar visualisasi yang menembak ke sisi tangga lebih hidup. Akhirnya Cakra Jimme mencoba menafisrkan visualisasi ke dalam bentuk animasi bergerak, dengan memanfaatkan bentuk tangga. Hal itu bertujuan agar pengunjung terkesan interaktif sebelum memasuki stage utama, yang memang berada di lantai dua Tye Coffehouse.

“Kami memanfaatkan bentuk tangga yang terpisah menjadi dua bagian, jadi di situ kami coba tuangkan beberapa animasi yang berkaitan, seperti bola-bola yang bertumpahan dari satu bagian tangga ke sisi lainnya,” ucap Cakra Jimmie.

Di bagian tangga ini, juga tim kreatif coba memaksimalkan penerangan visualnya. Dengan menggunakan satu unit projector, yang memiliki kekuatan 3600 lumens. Oh ya, untuk bagian tangga ini, dipilih karena juga dijadikan tempat videobooth. Jadi, para pengunjung juga bisa mengabadikan momen tersebut.

Sementara itu, secara menyeluruh, Cakra Jimmie mencoba memberi sentuhan nuansa warna pink, ungu, dan sejumlah warna lain di acara tersebut. Hal itu dipilih sebagai untuk menampilkan seorang Soraya Ghyna, yang feminim serta visioner.

Sedangkan di bagian stage utama, kita lebih banyak membuat animasi yang diisi oleh lirik lagu dari Soraya Ghyna. Tentu pemilihan lirik lagu yang dipancarkan ke stage utama, ditujukan agar pengunjung bisa sing along bareng Soraya Ghyna.

Nggak jauh beda dari bagian tangga, pada sisi stage utama, kita juga menggunakan satu projector, dengan kekuatan sebesar 3600 lumens. Itu dipilih agar animasi yang kita siapkan, lebih tegas sepanjang acara ini dimulai.

Dan voilaaa… acara berjalan dengan lancar. Semua yang telah dikonsep, tidak ada hambatan. LZY yang membuat project ini senang bisa ikut andil dalam karier Soraya Ghyna.

“Sangat senang acara berlangsung lancar, semua kendala kecil bisa kami atasi, dan kami berterima kasih sudah diberi kepercayaan dalam launching album Melekat Soraya,” pungkas Marko Savana.

Post a Comment